Senin, 13 Februari 2012






Gambaran histofisiologi organ esophagus
           Esofagus merupakan suatu organ silindris berongga dengan panjang sekitar 25 cm dan diameter 2 cm, yang terbentang dari hipofaring hingga kardia lambung. Esophagus terletak di posterior jantung dan trakea, di anterior vertebra, dan menembus hiatus diafragma tepat dianterior aorta. Esofagus terutama berfungsi menghantarkan bahan yang dimakan dari faring ke lambung. Esophagus dibagi menjadi empat bagian yang pertama yaitu tunika mukosa, tersusun atas epitel squamosa komplek non keratin, yang berlanjut ke faring bagian atas, muskularis mukosa. Yang kedua yaitu tunika submukosa tersusun atas jaringan ikat longgar yang mengandung sel lemak, pembuluh darah, da kelenjar esophageal propia. Yang ketiga tunika muskularis yaitu terdiri dari otot sirkular(bagian dalam) dan otot longitudinal(bagian luar). Pada 1/3 bagian atas esophagus terdiri dari otot rangka, 1/3 bagian tengah terdiri atas otot polos dan otot rangka, da 1/3 bagian bawah dibentuk oleh otot polos. Dan yang terakhir yaitu adventisia yang didalamnya terdapat pembuluh darah, saraf. Adventisia merupakan lapisan terluar dari esophagus bagian atas sedangkan serosa merupakan lapisan esophagus bagian bawah

  • Epithel squamosa komplek non keratin dari esophagus

 Fungsi dari jaringan epitel ini ialah sebagai proteksi  yaitu untuk melindungi permukaan luar dan dalam organ.
  • Jaringan otot pada esophagus

Jaringan otot merupakan jaringan yang mampu melangsungkan kerja mekanik dengan jalan kontraksi dan relaksasi sel atau serabutnya. Fungsi otot adalah sebagai penggerak Hal ini disebabkan oleh sifat otot yang mampu berkontraksi, sedangkan kontraksi dapat berlangsung bila ada rangsangan (stimulus) baik oleh pengaruh saraf atau oleh pengaruh lain.
  • Jaringan ikat pada esophagus

jaringan ikat longgar pada esophagus berfungsi menghubungkan esofagus dengan struktur-struktur yang berdekatan, dan sebagai pengikat dan pengepak material, dan sebagai tumbuhan bagi jaringanselain itu jaringan ikat juga  menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh.



  • jaringan saraf pada esophagus
Persarafan utama esofagus dilakukan oleh serabut-serabut simpatis dan parasimpatis dari sistem saraf otonom. Serabut-serabut parasimpatis dibawa oleh nervus vagus yang dianggap merupakan saraf motorik. Selain persarafan ekstrinsik tersebut, terdapat juga jala-jala longitudinal (Pleksus Allerbach) dan berperan untuk mengatur peristaltik esofagus normal. Jaringan saraf berperan dalam penerimaan rangsang dan penyampaian rangsang.

Sumber: -

0 komentar:

Posting Komentar